Artikel Komputer

Cara Sharing Printer

Jika Suatu ruangan atau kantor misalnya yang mempunyai banyak PC dan hanya mempunyai satu Printer, maka untuk mempermudah suatu pekerjaan (nge-print) dapat kita gunakan metode Sharing Printer. Metode ini berfungsi dan berguna untuk menghemat biaya terutama. Semua PC dalam ruangan dapat menge-print document hanya dengan satu printer yang telah tersambung jaringan Local. Cara sharing printer ini hampir sama dengan windows xp sharing.
Tak usah panjang lebar tentang pembukaan atau basa-basi tentang cara sharing printer ini. mari langsung kita coba. OK. Kita coba pake windows xp printer ya… (he he he.. baru bisa soalnya)

Pada proses cara sharing printer ini ada dua tahap yang perlu dilakukan sebagai berikut:
Pertama, Membuka Fasilitas Sharing Printer pada komputer Host.

1.  Adapun yang pertama kita terdahulu mematikan Firewall pada computer kita dengan
cara pilih Control Panel kemudian setelah masuk kita pilih Security Center ,
apabila sudah masuk kita tinggal pilih Windows Firewall,dan setelah kita klik maka
akan muncul maka dari itu kita pilih Off (Not Recommended).
Kemudian Klik Ok,maka firewall akan mati.

 Gambar : Pengaturan Firewall
2.  Setelah itu kita atur IP pada computer dengan cara menyamakan kelas IP nya,
gunanya supaya kita dapat sharing file atau hardware atau apabila kita pakai Access
Point maka kita tinggal mengambil koneksinya dari Access Point tersebut.
3.  Apabila sudah terthubung maka kita akan melakukan sharing printer, dengan
langkah Start , kemudian pilih Printer and Faxes .
Gambar : Printer and Faxes
Setelah masuk ke Printer and Faxes , maka kita tinggal klik kanan pada printer yang
sudah di install pada computer pertama dan pilih Sharing .
Dalam contoh ini saya menggunakan printer Canon IP 1900 series .
Gambar : Printer Canon IP 1900 series
4.  Selanjutnya akan muncul Tab Shring Properties seperti dibawah ini. Pastikan anda
memilih Checkbox Share this printer , beri nama sesuka anda dan apabila sudah
selesai akhiri dengan klik OK. Jika ada permintaan CD Windows atau konfirmasi dari
printer sharing , pilih Just Enable File and Printer Sharing dan klik OK.
Gambar : Shared this Printer
 Sampai disini setting pada host sudah selesai.
Selanjutnya Tahap kedua, yakni Setting Printer di komputer klien. Berikut langkah-
langkahnya:
1.  Buka Control Panel ,kemudian  Printer and Faxes  Pada tab di sebelah kiri pilih
Add a Printer. Lebih jelasnya perhatikan gambar berikut:
<p>Your browser does not support iframes.</p>
class=”separator” style=”clear: both; text-align: center;”>

Gambar : Add Printer pada client

2.  Selanjutnya akan terbuka Add Printer Wizard, Klik Next

Gambar : Add Printer Wizard
3.  Pilih tipe printer yang akan digunakan, pastikan Anda memilih Network Printer
kemudian Next

Gambar : Tipe Printer
4.  Browse printer pada jaringan Anda, pastikan anda tidak salah alamat kemudian akhiri
dengan Next.

Gambar : Browse Printer
5.  Komputer akan mengkonfirmasi apakah Printer Jaringan ini akan dijadikan Printer
Utama ? Pilih sesuai kebutuhan. Saya menyarankan Anda pilih Yes , kemudian Next.
Gambar : Printer yang akan dijadikan Printer Utama
6.  Akhiri Wizard dengan klik Finish.
7.  Klau mau membuktikannya, coba koneksi dengan server printer lalu lanjutkan dengan jalankan Microsoft word atau sebagai nya, apa bila sudah di buka cobalah  anda untuk supaya ngeprint. Maka akan muncul nanti
properties dari pada printer tersebut seperti gambat dibawah ini.
Gambar : Saat mau ngeprint
8. Kemudian klik OK. selesai deh cara sharing printernya….
CARA MEMBUAT JARINGAN KOMPUTER
Demikian Tutorial dan Panduan tentang Cara Sharing Printer (Dasar). Semoga bermanfaat.
Cara MenSetting Jaringan KomputerSesuai dengan janji saya yang terdahulu (part1)saya akan melanjutkan penulisan tentang cara membuat jaringan computer dan kemarin qta sudah smpe…sampe mana yak.. lupa! Oia Q inget..skrgsampe pemasangan kabel ke switch yach…ok gmana bias kan masukin kabel k switchnya..Cuma di tancapin duank koq..so apa lagi langkah selanjutnya,,nah pada saat qta menancapkan kabel ke switch maka akan muncul gambar sbb:

Setelah itu lakukan penginstalan TCP/IP pada Local Area Network Connection in Network and Dial-Up Connections(untuk mengetahui cara penginstalan klik disini). Setelah jaringan secara fisik terinstal,maka yang harus qta lakukan sekarang adlah mengkonfigurasi IP adress masing-masing komputer sehingga dapat saling terkoneksi. IP addres adlah alamat yang diberikan pada jaringan komputer dan peralatan jaringan yang menggunakan protokol TCP/IP. IP address terdiri atas 32 bit angka biner yang dapat dituliskan sebagai empat kelompok angka desimal yang dipisahkan oleh tanda titik seperti 192.168.70.20.Alamat kelas Ip dibagi menjadi 3 yaitu:

klik disini untuk melihat gambar lebih jelas

IP address kelas A diberikan untuk jaringan dengan jumlah host yang sangat besar, IP address kelas B biasanya dialokasikan untuk jaringan berukuran sedang dan besar, IP address kelas C digunakan untuk jaringan berukuran kecil (LAN). Seperti yang sudah aq jabarkan kemarin bahwa qta akan mencoba membuat jaringan dengan dengan 30 komputer,maka tipe alamt kelas yang qta pakai adalah tipe kelas C. Ada 2 cara dalam mengkonfigurasi/mensetting ip address yaitu dengan cara automatically dan cara yang manual. Tapi disini aq akan mencoba untuk mempraktikkan cara mensetting IP address dengan cara yang manual (aduh udah ga sabar nich,,ayo donk dimulai..)ok qta mulai aja yach… 1.pastikan kompi kmu dalam keadaan menyala 2. Pastikan juga kabel sudah menancap di switch dan sudah terinstalasi seperti penjelasan diatas tadi 3.Setelah semuanya sudah siap lalu klik Start – Setting – Network Connection,untuk lebih jelasnya lihat gambar di bawah ini:

klik disini untuk melihat gambar besar

4. Lalu akan muncul tampilan seperti gambar dibawah ini,lalu double klik pada icon Local AreaNetwork

klik disini untuk melihat gambar besar

5. Setelah itu double klik lagi pada Internet Protocol (TCP/IP) yang ada di dalam kotak dialog Local Area Connection Properties seperti gambar ini,

klik disini untuk melihat gambar besar

6. Lalu akan muncul kotak dialog baru , Internet Protocol (TCP/IP) Protocol seperti gambar dibawah ,

klik disini untuk melihat gambar besar

7.Lalu klik use the following IP address, dan isikan alamat IP, subnet mask, dan default gateway. Kalau jaringan kmu mempunyai sebuah server DNS, maka kmu dapat mengatur komputer kmu agar memakai DNS dengan mngetiklan alamat-alamat server DNS primer dan sekunder seperti ditampilkan gambar dibawah ,namun DNS sekunder tidak diisi pun tidak apa.

klik disini untuk melihat gambar besar

8. Setelah semuanya selesai diisi lalu klik ok untuk menutup kotak dialog Internet Connection (TCP/IP) Properties. click OK untuk menutup kotak dialog “Local Area Connection Properties”

Yup kita sudah selesai mensetting /memberikan alamat untuk kompi qta lalu selanjutnya apa yg harus qta lakukakan?yang harus qta lakukan skrg adlh,melakukan pengecekan terhadap TCP/IP untuk memastikan bahwa komputer dapat berhubungan ke jaringan dan host TCP/IP yang lain. Pengecekan ini dapat dilakukan dengan memakai utiliti Ipconfig dan utiliti PING. Dengan Ipconfig, berarti memverifikasi parameter-parameter konfigurasi TCP/IP pada sebuah host, yang meliputi alamat IP, subnet mask, dan default gateway, dari command pormpt. Hal ini bermanfaat dalam menentukan apakah konfigurasi itu diinisialisasi atau sebuah alamat IP duplikat dikonfigurasi.

Kalau utiliti PING untuk menguji konektivitas. Utiliti PING adalah suatu piranti diagnostik yang menguji konfigurasi-konfigurasi TCP/IP dan mendiagnosa kegagalan koneksi. PING memakai pesan-pesan Internet Control Message Protocol (ICMP) Echo Request and Echo Reply untuk menentukan apakah host TCP/IP tertentu tersedia dan fungsional. Seperti utiliti Ipconfig, utiliti PING dieksekusi pada command prompt. Dan caranya adlah:

1. klik Start – Run lalu akan muncul gambar, dan isikan alamat ip yang akan dilakukan pengecekan.

klik disini untuk melihat gambar besar

2. Jika didapatkan hasil ping test seperti gambar dibawah (Reply from x.x.x.x ), ini menandakan bahwa jaringan beroperasi dengan normal.

Jika didapatkan hasil ping test (Request timed out), Kemungkinan ada problem di jaringan Lokal.Kemungkinan itu bisa terjadi karena :

  • Konektor kabel jaringan (kabel LAN) terpasang kurang kencang.”Kencangkan koneksi pemasangan kabel LAN ke port Hub Ethernet dan ke Card PC LAN”
  • Kabel LAN yang tidak bagus (ada pin-pin koneksi kabel yang putus ditengah) “Ganti dengan kabel LAN lain yang bagus”
  • Port Hub Ethernet yang tidak bagus (longgar atau bad contact) “Coba pindah port”

———–Huft cape juga yach..Ok untuk hari ini cukup sampai disini saja yach…c u….————–

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s